PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk di tahun 2023 mencetak laba bersih Rp 1,3 Triliun, naik signifikan 280,9% dibandingkan tahun 2022 Rp 347,15 Miliar. TUGU meraih pendapatan Rp 3,5 Triliun, naik 16,1% dibandingkan tahun 2022 Rp 3,09 Triliun. Kontribusi terbesar dari peningkatan premi bruto berasal dari premi kebakaran, rekayasa dan rangka kapal. TUGU ini merupakan emiten asuransinya PT Pertamina (Persero).
Di tahun 2024, TUGU menargetkan premi mampu memingkat 8% secara tahunan, dengan laba operasi tumbuh 5%. TUGU juga berencana untuk spin off unit usaha syariah menjadi entitas tersendiri di akhir tahun 2024. Tugu Insurance kedepannya akan membuat ekosistem asuransi, dengan asuransi syariah sebagai salah satu pilarnya. TUGU juga akan ekspnasi bisnisnya ke IKN.
TUGU memiliki aplikasi Mobile seperti Tdrive yang menawarkan Tride, Tfracture dan lain-lain, tentu saja aplikasi ini menjadi penghubung antara Perusahaan dengan pelanggan dan sangat memudahkan dalam pengelolaan penutupan dan klaim asuransi.
Disclaimer ON :
Jika Anda ingin bergabung Menjadi Premium Member Sahamdaily, klik link dibawah ini: